Kamis, 22 Oktober 2015

KOMUNIKASI

Diposting oleh Unknown di 13.24 0 komentar
    A.  Pengertian dan Arti Komunikasi
Komunikasi adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan atau informasi antara dua individu atau lebih atau beberapa orang kelompokorganisasi, dan masyarakat dengan efektif sehingga dapat dipahami dengan mudah. komunikasi dalam bahasa inggris disebut  communication, yang berasal dari kata communication atau communis yang memiliki arti Sama atau membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih.

        B.  Jenis - Jenis dan Proses Komunikasi

a.     Jenis Komunikasi

1.      Komunikasi Menurut Cara Penyampaian

·         Komunikasi Lisan.
Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana ke dua belah pihak dapat bertatap muka. Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak.
·         Komunikasi Tertulis.
Komunikasi yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan yang beritanya singkat dan Jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud tertentu.

2.      Komunikasi Menurut Perilaku
Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis, sehingga dipengaruhi oleh perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
·         Komunikasi Formal.
Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam sruktur organisasinya.
·         Komunikasi Informal.
Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi. 
·         Komunikasi Nonformal.
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang bertujuan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi.

3.       Komunikasi Menurut Ruang Lingkup

·         Komunikasi Internal.
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
·         Komunikasi Eksternal.
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi kepada pihak masyarakat yang ada di luar organissi atau perusahaan tersebut. Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk : Eksposisi, pameran, promosi, publikasi, dan sebagainya. Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasamadengan masyarakat.

 4.      Komunikasi Memurut Aliran Informasi
Komunikasi menurut aliran informasi dapat dibedakan sebagai berikut :

·         Komunikasi satu arah.
Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja.
·         Komunikasi dua arah.
Komunikasi yang bersifat timbale balik, dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feedbeck kepada komunikatornya.
·         Komunikasi ke atas.
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan
·         Komunikasi ke bawah.
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
·         Komunikasi kesamping.
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar. Dengan demikian arah informasi tersebut akan dianut sebagai bentuk interaksi komunikasinya.

5.      Komunikasi Menurut Jaringan Kerja
Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana neburut sistem yang ditetapkanya dalam jaringan kerja.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi
·         Komunikasi jaringan kerja rantai.
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
·         Komunikasi jaringan kerja lingkaran.
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran.
·         Komunikasi jaringan bintang.
Komunikasi yang terjadi melalui satu sentral dan saluranya yang dilalui lebih pendek.

 6.      Komunikasi Menurut Peranan Individu
Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :

·         Komunikasi antar individu dengan individu yang lain.
·         Komunikasi yang terlaksana secara nonformal maupun informal.
·         Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas.
·         Komunikasi yang terjadi karena individu yang dimaksudkan memiliki kemampuan yang tinggi.
·         Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih. Dalam komunikasi individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih.

 7.      Komunikasi Menurut Jumlah Yang Berkomunikasi
Komunikasi yang selalu terjadi diantara sesama manusia baik perorangan maupun kelompok. Jumlah yang berkomunikasi akan mempengaruhi proses komunikasi itu sendiri, disamping sifat dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Untuk itu dapat dibedakan sebagai berikut :
·         Komunikasi perseorangan.
Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga.
·         Komunikasi kelompok .
Komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok atau group tentang masalah-masalah yang menyangkut kepentingan banyak orang dalam kelompok.

  8.      Komunikasi Menurut Kelangsungannya
Di dalam proses komunikasi dapat kita ketahui terjadinya interaksi dua belah pihak tersebut sebagai berikut :
·         Komunikasi Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
·         Komunikasi Tidak Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.

 9.      Komunikasi Menurut Maksud Komunikasi
Bila diperhatikan dengan seksama, maka dapat diketahui bahwa komunikasi dapat terlaksana bila terdapat inisiatif dari komunikator maka maksud terlaksananya komunikasi lebih banyak ditentukan oleh komunikator tersebut. Menurut maksud dilakukan komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
·         Pidato
·         Ceramah
·         Memberi perasaran
·         Wawancara
·         Memberi perintah atau tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemampuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.

          b.    Proses Komunikasi

Semua fungsi manajer melibatkan  proses komunikasi. Proses komunikasi: 

                             1.        Pengirim pesan (sender) dan isi pesan/materi

Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide  untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan   dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan  atau diekspresikan  oleh pengirim pesan.  Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.

Materi pesan dapat berupa :
               ·         Informasi
·          Ajakan
·         Rencana kerja
·         Pertanyaan dan sebagainya
  
                                2.        Simbol/ isyarat

Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat       dipahami oleh  orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan  penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.

                              3.        Media/penghubung

Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar,  papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan  yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb.
  
                              4.        Mengartikan kode/isyarat

Setelah  pesan diterima  melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka  si penerima pesan  harus dapat mengartikan  simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti /dipahaminya.

                               5.        Penerima pesan

Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan  dari sipengirim  meskipun dalam bentuk code/isyarat  tanpa mengurangi arti pesan  yang dimaksud oleh pengirim

                                6.        Balikan (feedback)

Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi  kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting  bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan langsung  yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak
Balikan yang diberikan oleh orang lain  didapat dari pengamatan pemberi balikan  terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan  menggambarkan perilaku penerima pesan  sebagai reaksi  dari pesan  yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan  kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.
  
                  7.        Gangguan

Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi  akan tetapi mempunyai
pengaruh dalam  proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah  hal yang  merintangi atau menghambat  komunikasi  sehingga penerima salah menafsirkan pesan  yang diterimanya.
  
              C.  Contoh Kasus

Saya tergabung dalam kepanitiaan Pekan Kreatifitas Siswa (PKS). Dimana PKS ini merupakan diperuntukan bagi siswa dan siswa sekolah  saya untuk menegeluarkan bakat dan minat yang mereka miliki. Dalam kepanitian saya bertanggung jawab sebahai koordinator lapangan, dimana koordinator lapangan ini bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi lapangan. Selama kegiatan PKS ini berlangsung saya dengan teman - teman saya bekerja dengan solid dan bertanggung jawab, namun walau begitu antara saya dengan teman – teman  saya tetap mengalami beberapa kali miss komunikasi info. Salah satunya ketika saya meminta salah satu dari teman saya untuk memindahkan meja yang ada di lapangan kedalam, tapi yang dia lakukan masalah sebaliknya, dia memindahkan meja yang didalam keluar. Melihat apa yang terjadi saya langsung mengkonfirmasi ke pada teman saya dan meminta dia segera memperbaiki pekerjannya yang salah.
Dari kasus ini itu menjelaskan  bahwa, walaupun terkadang kita sebagai sender sudah benar memberikan informasi tapi tetap saja terkadang apa yang diterima penerima pesan tidak sesuai dengan apa yang diberikan. Dan jika itu terjadi tidak boleh saling menyalahkan, tetapi selesaikan itu secera sigap dan evaluasi diakhir agar tidak terjadi keslahan yang sama untuk keduakalinya.













































Minggu, 09 November 2014

Kondisi Politik Indonesia Selama PEMILU 2014

Diposting oleh Unknown di 05.36 0 komentar
Pemilihan umum atau yang disingkat dengan PEMILU presiden 2014 dilaksanakan pada tanggal 9 juli 2014. Setiap periode seseorang hanya boleh menjabat selama 2 tahun dan hanya dapat di pilih dua kali kali. Sehingga artinya Bapak presiden SBY tidak dapat maju lagi pada putaran PEMILU 2014 ini, dikarnakan Bapak presiden SBY sudah menjabat sebanyak 2 kali putaran. Pada tahun 2014 ini hanya dua pasangan calon presiden yaang maju. Pasangan dengan nomor urut 1 adalah pasangan Bapak Prabowo Subianto dengan Bapak Hatta Rajasa, dan nomor urut 2 adalah pasangan Bapak Joko Widodo dengan Bapak Jusuf Kalla.
Pasangan nomor urut 1 didukung oleh beberapa partai yaitu partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP, PBB dan Demokrat. Sedangkan pasangan nomor urut 2 didukung oleh partai PDIP, PKB, Nasdem, Hanura dan PKPI. Selama proses PEMILU berlangsung, banyak polemik yang terjadi diantara dua kubu pasangan. Salah satunya adalah saling menjatuhkannya antar dua kubu pasangan. Mereka mencari – cari kekurangan dan keburukan pasangan lawan. Tidak hanya antar kubu dua pasangan, polemik juga terjadi dalam penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), adanya 10,4 juta data pemilih bermasalah, lantaran tak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), hal ini membuat banyak pihak pesimis, jika Pemilu 2014 bisa diadakan dengan mulus.
Terlepas dari polemik – polemik yang terjadi pra PEMILU, PEMILU tetap dilaksanakan. Bahkan polemik tidak terjadi pada saat pra PEMILU saja, setelah PEMILU dilakasanakan dan hasil di umumkan, banyak spekulasi – spekulasi negative yang bermunculan. Mulai dari banyak surat suara yang sudah dicoblos padahal belum dikeluarkan dari kotak suara, adanya pemilih ganda, serta adanya money politic selama proses PEMILU berlangsung. Sehingga itu membuat resah masyarakat dan melihatkan gambaran politik Indonesia yang belum teratur.
Walaupun banyak polemik yang terjadi pada saat PEMILU, sesuai pilihan rakyat pasangan nomor urut 2 Bapak Joko Widodo dan Jusuf Kalla maju sebagai presiden dan wakil presiden menggatikan Bapak SBY dan Bapak Boediono. Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla mulai menata susunan pemerintah yang akan mereka pimpin kurang lebih 5 tahun kedepan. Meraka membentuk kabinet yang diberi nama dengan “Kabinet Kerja”. Walaupun setelah “Kabinet Kerja ini terbentuk, masih banyak pihak yang berkomentar negative, semoga “Kabinet Kerja” tetap solid dan profesional dalam melaksanakan tugasnya.
Kabinet kerja yang diumumkan pada Minggu 26 Oktober oleh Presiden Joko Widodo sendiri dan dilantik keesokan harinya. Bahkan kabinet kerja tetap menuai beberapa polemik. Beberapa pihak menilai bahwa kabinet kerja ini tidak ideal dan kurang meyakinkan. Tapi banyak pihak juga setuju bahwa kabinet kerja ini baik dan akan membawa angin segar bagi pemerintahan Indonesia 5 tahun kedepan. Apapun pendapat – pendapat beberapa pihak tsb, saya sebagai masyarakat berharap kabinet kerja ini bekerja dengan kompak dan selalu solid serta profesional dalam menjalan tugas – tugasnya dalam membantu presiden mewujudkan Indonesia yang maju. 

Senin, 13 Oktober 2014

Ilmu Sosial Dasar

Diposting oleh Unknown di 05.15 0 komentar
ILMU SOSIAL DASAR

A.  Defenisi Ilmu Sosial Dasar

Untuk menjawab dan memecahkan berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu pengetahuan. Berdasarkan sumber ilmu filsafat yang di anggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan di kelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu :
  1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.
  2. Ilmu-ilmu sosial (social science). ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah.
  3. Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah manusia 

Maka dari itu pelajaran ilmu sosial dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya .

B.  Tujuan Umum Mempelajari Ilmu Sosial Dasar
Tujuan umum diselenggarakannya mata kuliah Ilmu Sosial Dasar ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan social dapat dipertajam.
C.  Tujuan Khusus Mempelajari Ilmu Sosial Dasar
  1. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang ada dalam masyarakat.
  2. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
  3. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
  4. Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lalin dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang timbul dalam masyarakat. 


D.  Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul didalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar yaitu :
  1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
  2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
  3. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.
Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
  1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan
  2. Masalah Individu, keluarga dan masyarakat
  3. Masalah pemuda dan sosialisasi
  4. Masalah hubungan antara Warga Negara dan Negara
  5. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
  6. Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan
  7. Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi
  8. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat 

  Tema : PEMUDA dan SOSIALISASI 
A.    Pengertian Pemuda 
Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda.
Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengaruh yang besar pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat. Proses demikian itu bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi itu berlangsung sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik kulminasi.
B.    Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli :
1. Charlotte Buhler
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya.
2. Peter Berger
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
3. Paul B. Horton
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
 4. Soerjono Soekanto
Sosialisasi adalah proses mengkomunikasikan kebudayaan kepada warga masyarakat yang baru.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam sosialisasi, antara lain: Proses Sosialisasi, Media Sosialisasi dan Tujuan Sosialisasi:

     a. Proses sosialisasi
Istilah sosialisasi menunjuk pada semua factor dan proses yang membuat manusia menjadi selaras dalam hidup ditengah-tengah orang kain. Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana mesti ia bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari proses tersebut, seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya.
Semua warga negara mengalami proses sosialisasi tanpa kecuali dan kemampuan untuk hidup ditengah-tengah orang lain atau mengikuti norma yang berlaku dimasyarakat. Ini tidak datang begitu saja ketika seseorang dilahirkan, melainkan melalui proses sosialisasi.

               b.  Media Sosialisasi
• Orang tua dan keluarga
• Sekolah
• Masyarakat
• Teman bermain
• Media Massa.

               c.  Tujuan Pokok Sosialisasi


• Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di  masyarakat.
• Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengenbangkankan kemampuannya.
• Pengendalian fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
• Bertingkah laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok ada pada lembaga atau kelompok khususnya dan pada masyarakat umum.

C.  Hubungan Pemuda dan Sosilisasi

Hubungan antara pemuda dan sosialisasi sangat erat. Karena sosialisasi adalah ajang agar mereka tahu apa dan bagaimana yang harus mereka lakukan pada saat di dunia kerja nantinya. Dalam sosialisasi pemuda membutuhkan peran yang aktif dari sekelilingnya. Mulai dari yang terdekat adalah keluarga. Kelurga sangat berpengaruh terhadap para pemuda karena sejak lahir para pemuda sudah berhadapan dengan anggota keluarga, ayah dan ibu terutama keluarga juga merupakan pendidikan atau guru yang pertama bagi individu dan membentuk sikap-sikap individu terhadap para pemuda untuk menciptakan para pemuda menjadi pemuda yang mempunyai pendidikan yang tinggi dan mempunyai perilaku yang baik.

Selain Keluarga, peran yang aktif dari masyarakat. Masyarakat terdiri dari berbagai etnis, kelompok, dan aturan, belum tentu juga aturan setiap pemuda dimasyarakat itu sama atau memiliki norma yang sejalan, kadang juga masyarakat yang satu membolehkan pemuda dan ada juga masyarakat yang tidak membolehkan pemuda. Demikian pula sosialisasi dari pemuda yang bersalakan dari masyarakat perkotaan dan pedesaan yaitu hubungan yang rasional impersonal yang tidak intim pada masyarakat kota sebaliknya tidak rasional, personal dan intim pada masrakat pedesaan, artinya para pemuda harus mengerti norma dan peraturan yang ada didalam semua masyarakat sehingga para pemuda tidak melakukan hal – hal yang tidak baik dan dapat mencegah pertengkaran antar pemuda yang berbeda dari masyarakat.

Terlepas dari peran kelurga dan peran masyarakat dalam hubungab pemuda dan sosialisasi, peran yang paling penting yaitu ada pada diri pemuda itu sendiri. Dimana sebagai individu pemuda adalah orang yang sejak lahir sudah mempunyai cirri-ciri klhas watak seorang individu yang konsisten dan memberikan identitas yang khusus bagi para pemuda untuk membentuk suatu kepribadian yang dimilki para pemuda. Serta kemauan yang keras dari pemuda itu sendiri untuk bersosialisasi dengan baik dan benar.

Jadi, kesimpulannya adalah apapun faktor yang mempengaruhi pemuda dan sosialisasi pada akhirnya itu semua bergantung pada kemauan pemuda itu sendiri. Apa pemuda itu ingin bersosialisasi secara baik atau sebaliknya.

D.  Fenomena Pemuda dalam Bersosialisasi
Menurut pendapat saya pemuda pada era saat ini, tidak jauh dari yang namanya sosial media. Dampak soaial media memiliki sisi positive dan negative. Dampak positivenya adalah dengan sosial media pemuda memiliki akses yang lebih luas dalam pertemanan dan pergaulan. Serta dengan akses yang lebih luas, lebih luas juga wawasan pemuda karena sosial media tidak hanya menghubungkan pemuda dengan pergaulannya secara langsung dengan kata lain pemuda hanya dapat berteman dengan orang – orang sekitar rumah / sekolah / kampus, tetapi bisa  berteman jarak jauh dengan kata lain bisa berteman dan berbagi pendapat dengan temannya di luar lingkungan terdekat.

Tapi dampak negativenya, pemuda menjadi malas berinteraksi langsung dengan pergaulan karena sosial media lebih praktis. Itu mengakibatkan kurangnya jiwa sosial pemuda dalam lingkungannya. Serta jika tidak hati – hati dalam pergaulan sosial media, akan terjebak dengan teman – teman yang kurang baik, sehingga akan berdampak buruk juga untuk pemuda

Lepas dari dampak positive dan negative sosial media, kembali lagi dengan faktor pendukung pemuda dalam bersosialisasi lingkungan, keluarga dan diri sendiri. Baik buruknya sikap pemuda akan bergantung pada faktor pendukung tersebut. Terlebih faktor diri sendiri, pemuda sudah harus menanamkan semanga untuk selalu bersikap positive dan baik dalam kehidupas sehari – hari. Agar terciptanya generasi penerus bangsa yang bisa memajukan Indonesia nantinya.


Senin, 19 November 2012

Hubungan No Numerik dalam Al-qur'an dengan Kimia

Diposting oleh Unknown di 16.31 17 komentar

Dipastikan Hampir setiap muslim telah hafal huruf-huruf Arab (huruf hijaiyah), tetapi mungkin hanya sedikit kamu yang mengetahui urutan abjad yang benar...
Kalau selama ini kita mengenal abjad Arab dari alif sampai ya’....
Urutan huruf tersebut adalah abjad Arab yang disusun dan dikelompokkan menurut kemiripan bentuknya.... 
Sedangkan urutan abjad Arab yang sebenarnya adalah dari alif sampai ghain.....
Lo koq gt????
Yuk simak beberapa penjelasan di bawah ini....

1. ALIF = 1
2. BA = 2
3. JIM = 3
4. DAL = 4
5. HA = 5 (untuk kata Arab Huwa)
6. WAU = 6
7. ZA = 7
8. HA = 8 (untuk kata Arab Hayyun)
9. THA = 9
10. YA’ = 10
11. KAF = 20
12. LAM = 30
13. MIM = 40
14. NUN = 50
15. SIN = 60
16. ‘AIN = 70
17. FA’ = 80
18. SHAD = 90
19. QAF = 100
20. RA’ = 200
21. SYIN = 300
22. TA’ = 400
23. TSA’ = 500 (untuk kata Arab Tsa-laa-stah)
24. KHA’ = 600
25. DZAL = 700
26. DHAD = 800
27. DHLA = 900 (untuk kata Arab Dhluhur)
28. GHAIN = 1.000


Trus Gimana????
Aduh Aduh sendiri juga bingung ne....
tapi seteelah menemukan satu fakta yang bersangkutan dengan pelajaran kimia....
Gue mulai mengerti....
Apa itu???
Contohnya Nomor Atom Fe...

Jika kita buka buku-buku kimia, maka kita akan menemukan nomor atom unsur Fe (besi) adalah 26...

Di dalam Al Qur’an kata besi menggunakan istilah HADIID, perhatikan QS. Al Hadiid ayat 25,
“Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan Kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil. Dan Kami menciptakan besi yang mempunyai kekuatan hebat dan banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat, Maha Perkasa.”

Sekarang marilah kita hitung nilai numerik dari kata HADIID (besi)!
Ha = 8, Dal = 4, Ya = 10, Dal = 4, Total = 8 + 4 + 10 + 4 = 26.

Jelaslah bahwa Al Qur’an sumber ilmu pengetahuan yang tidak terbatas. Sungguh merugilah kita sebagai umat Islam yang memiliki Al Qur’an kalau tidak mau mempelajari Al Qur’an dan menyingkap informasi penting di dalamnya.

Nach bwt kamu kamu semua yuk kita jadi Ilmuan yang hebat dengan mendasari Al-qur'an sebagai alat berfikir kita....

See You Next Time...!!!!!



 

Always Smile Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea